Senin, 04 April 2011

Ketulusan Hati

Bercucuran airmata aku menekan tombol hp qwerty-ku..
Sama sekali tak berharap apa-apa dari pesan singkat yang akan kukirim.
Hanya ingin mencoba menyampaikan isi pikiranku padanya.
Tak terpikir untuk merangkai kata.
Hanya sebuah curahan hati yang dituangkan dalam beberapa kalimat.
Tak ada nada merayu.
Tak ada pula angan-angan yang biasanya kami buat.
Hanya kalimat-kalimat yang menyatakan kepedulianku padanya.


140 karakter yang ditulisnya 20 jam yang lalu benar-benar berhasil membuat nafasku tertahan.
Membuatku tak sanggup berpikir.
Membuat isi otakku BLANK.
Tak berani aku membuat gambaran itu.
Membayangkannya..
Hanya airmata yang akan jadi teman setia untuk menjadi saksi sakitku.

Sore tadi kuarahkan perjalananku jauh dari rumah.
Dan disanalah kuhentikan langkahku, di tepian sungai.
Ditemani sebuah kenangan masa kecil berwarna pink, aku mencoba menjernihkan pikiranku.
Diantara kerumunan orang, aku merasa sangat kesepian.
Begitu banyak suara yang kudengar disana, tapi sayangnya yang ingin kudengar bukanlah suara itu.
Hanya 1 suara yang ada dikepalaku saat itu.
Suara yang sangat ingin kudengar.
Suara yang entah bagaimana selalu bisa membuat hatiku tenang.
Kucoba memanggil suara itu dengan segala upaya yang aku bisa.
Tapi suara itu terlalu jauh untuk aku capai.

Malam ini, saat ini, doaku pada Tuhan cuma 1.
Buat suara itu menjawab panggilanku.
Dan jika itu terwujud, aku hanya ingin menyampaikan Ketulusan Hatiku padanya.
:')

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Lucky Charms Rainbow