Rabu, 08 Juni 2011

"Thx"

Ini cerita yang mestinya gue tulis tadi malem. Tapi karena tadi malem mood buat ngeblog tiba2 hilang, jadi baru iseng ditulis lagi malam ini.


Jadi gini ceritanya ...



Tadi malam tuh nggak tau kenapa gue pengen banget ngerapiin file2 yang ada di laptopnya mama. Entah karena ngeliat file2 yang udah luar biasa berantakan banget atau malaikat rapi lagi numpang hinggap di pundak gue. Karena mood ngerapiin itu datangnya tiba2 banget, gue takut moodnya juga hilang tiba2 ntar. Jadi tanpa buang waktu lagi langsung gue atur2 aja tuh file2 di laptopnya mama, dari mulai lagu2 hasil download-an sampai tugas2 gue yang masih berantakan di Document. Sampai pada akhirnya gue nyampe di folder "My Pictures", awalnya nggak terlihat ada gambar yang aneh disitu, hanya foto2 gue dan foto pemandangan yang entah kapan gue download dari internet. Gue gerakin cursor semakin ke bawah, sampai di bagian akhir, gue ngeliat sebuah gambar hasil PrintScreen dari halaman "Facebook" yang tadinya gue juga bingung dan bertanya-tanya apa sebenernya maksud dari gambar itu dan kenapa gue bisa nyimpen sebuah hasil PrintScreen dari halaman "Facebook"? Apa waktu itu gue udah kehabisan ide buat cari gambar yang lebih bagus atau gimana? Gue juga nggak ngerti sampai gue buka itu gambar dan detik itu juga wajah gue berasa memerah dan pengen senyum selebar-lebarnya. Setelah diliat bener2, barulah gue sadar kenapa sampai gambar itu eksis di laptopnya mama. Sekotak kecil percakapan yang sangat sederhana namun mengandung 2 kata yang sangat bermakna sampai gue berinisiatif buat mengabadikannya dalam sebuah gambar yang mungkin nggak akan pernah gue hapus. :))


Habis ngeliat gambar itu, malam gue jadi ceraaah banget rasanya. Feeling yang tadinya rada suram karena bermacam-macam masalah, jadi bagus lagi. Saking bagusnya mood gue tadi malam, rasa kesel karena sms yang tadinya gue kirim hanya beberapa kata buat seseorang dan tanpa kata special, akhirnya bisa gue akhiri dengan sebuah sms ucapan selamat tidur yang pastinya dengan tanda sayang. :">


Gue tunggu balasan sms itu sampai subuh. Sampai akhirnya gue pikir itu juga bukan jam wajar buat manusia masih melek, jadi gue simpulin bahwa dia udah tidur. Lagipula nggak mungkin dan nggak baik juga buat orang  sakit kalau terjaga sampai tengah malem. Jadi, singkatnya di sisi lain gue juga bersyukur karena dia udah bisa tidur dan istirahat dengan baik.


Nggak tau kenapa gue masih nunggu balasan sms itu sampai hari ini. Pagi, siang, sore udah lewat. Gue nggak bisa mikir apapun tentang semua ini. Negatifnya gue nggak berani bayangin alasan apa yang bikin dia nggak balas sms itu, atau positifnya apa yang bikin balasan itu nggak nyampai ke nomor handphone gue. Dari pagi, hampir tiap menit gue pandangin layar handphone gue kalau aja tampilannya berubah dan ada nama contact dia disitu (tanda sms masuk). Sampai akhirnya penantian gue terjawab pukul 18.37 WIB, nama contact itu muncul di layar hp gw. Tapi airmata gue nggak bisa ditahan saat baca balasannya yang cuma terdiri dari 3 huruf. Setelah baca sms itu, gue cuma bisa pegang hp sambil duduk sedih di tempat tidur gue. Cuma 1 hal yang ada di otak gue saat itu "Separah inikah keadaan gue dan dia?". Sampai detik ini gue nggak bisa temuin jawaban itu dan nggak berani mikir apapun tentang itu. Gue cuma mau nyoba tanamin di otak gue kalau pasti ada hikmah dibalik semua ini dan mungkin ini memang diharuskan terjadi.


Di antara semua yang terjadi, gue cuma pengen dia tau kalau gue nggak ada maksud buat semuanya jadi kayak gini. Dan gue cuma berharap semua keadaan ini bisa berakhir secepatnya. Amin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Lucky Charms Rainbow